Temukan Gairah Anda… !

Mark Elbien pernah melakukan sebuah penelitian terhadap 1.500 orang responden lulusan sebuah universitas di Amerika. Apa yang dilakukan Elbien tersebut kemudian ia diceritakan dalam bukunya “Making Life, Making a Living”.

Pada penelitian tersebut, Elbien membagi ke-1.500 orang tersebut ke dalam 2 grup. Grup pertama adalah mereka yang bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka. Grup pertama ini mengedepankan uang terlebih dahulu baru passion.

Grup kedua adalah mereka yang lulus kuliah dan bekerja sesuai dengan passion mereka, walaupun mereka belum mendapatkan cukup uang di bidang yang sedang digelutinya.

Apakah Anda tahu apa yang terjadi 20 tahun kemudian dengan kedua grup tersebut ?

20 tahun kemudian terdapat 101 orang milyuner dari 1500 orang tersebut. Luar biasanya adalah hanya 1 orang Milyuner berasal dari grup pertama, dan 100 orang Milyuner dari grup kedua. Mereka adalah orang-orang yang bekerja dengan mengedepankan passion ketimbang uang.

Apa yang bisa kita petik sebagai pelajaran, sahabat? Salah satunya, perlunya kita menemukan dan membangun passion dalam diri kita. Mengapa?

Sebab, ketika kita sudah mengenali apa dan dimana passion kita, dan kita bekerja dengan penuh antusias maka insya Allah, kesuksesan adalah penghargaan yang pantas untuk diterima.

Ya, passion akan melahirkan antusiasme. Tanpa antusiame jiwa kita akan kisut, melayu laksana bunga yang kehilangan kesegarannya, tanpa semarak kemudaannya. Antusiasme akan melahirkan semangat yang meluap, suka cita yang terbebaskan, serta gairah yang mengalir.

Bagi Thomas Alva Edison, antusiasme adalah harta termahal. Katanya, “bila engkau mati tanpa meninggalkan apa-apa bagi keturunanmu kecuali antusiasme, sesungguhnya engkau sudah mewariskan harta pusaka terpenting.”

Edward V. Appleton membagi rahasia kesuksesannya meraih penghargaan sains paling bergengsi, Hadiah Nobel Fisika. Dia bilang, ” Antusiasme-lah yang membuat saya mampu bekerja berbulan-bulan dalam laboratorium yang sepi”. Baginya, “Antusiasme lebih utama daripada ketrampilan profesional!”

Tapi, bagaimana caranya agar kita bisa antusias? William James, psikolog dan filsuf AS, memberi saran, “Bertindaklah dengan antusias maka engkau akan merasa antusias.” Tidak ada jeleknya jika kita mau mendengarkan nasehat Viktor Frankl, bapak Logoterapi, yang mengatakan, “Kita dapat melakukan apa saja, termasuk menderita sekalipun, asalkan kita tahu makna kegiatan itu!”

Nah, i catch it! Dalam konteks kita ini, yang diperlukan adalah memahami makna pekerjaan kita. Menyadari arti dari kepemimpinan dan manajerial yang melekat pada diri kita. Bagi diri kita sendiri, keluarga, serta orang lain di sekeliling kita. Bahkan bagi bangsa dan negeri ini!

Dari pemahaman inilah, antusiasme itu akan terlahir. Bagi Goethe,” Bukan mengerjakan apa yang kita suka, melainkan menyukai apa yang harus kita kerjakanlah yang akan membuat hidup kita bahagia.” Bukankah antusiasme dapat berarti sebagai suka cita yang membebaskan? Bukankah ini membahagiakan? disitulah timbal baliknya akan kita temukan.

Selamat mencari dimana passion Anda, temukan antusiame itu karena ia sungguh membahagiakan …. sahabat.

About sampurna budi utama

Seorang yang ingin terus menjadi pembelajar dalam kehidupan. Dilahirkan di Yogyakarta, 19 Februari 1974. Saat ini bekerja sebagai Widyaiswara Madya Kementerian Keuangan dan dosen STAN Jakarta. Aktif sebagai nara sumber pelatihan/workshop terutama di bidang keuangan daerah dengan lebih dari 7.000 jam pelatihan yang dihadiri lebih dari 8.000 peserta dari kalangan eksekutif dan legislatif. Serta menjadi trainer untuk materi Leadership di lingkungan Kementerian Keuangan. Menamatkan pendidikan tingkat menengah di SMAN I Yogyakarta, meneruskan pendidikan perguruan tinggi di STAN Jakarta dan S-2 FEUI Konsentrasi Ekonomi Keuangan Negara dan Daerah. Menikahi Nur Aisyah Kustiani, Ak. M.Si dan ayah dari: Ishmah Karima Jamil, Nushayba Najmina, Aynun Ramadhani Fajriah, serta Dareen Aisha.
This entry was posted in Leadership and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Temukan Gairah Anda… !

  1. Nur Ana Sejati says:

    super sekali tulisannya pak…inspiratif. saya copy ya…saya jadi inget kata-kata emha..motivasi kita bekerja sesungguhnya adalah kerja itu sendiri. dalam tulisan pak sam saya temukan passion itulah yg menjadi sumber antusiasme dalam melakukan segala hal. klo ada buku2 yg bisa direkomendasikan untuk dibaca terkait hal seperti ini boleh dong pak di share juga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s